Cara Berkebun Cabai Vertikultur
Tips Berkebun – Inspirasi berkebun, yuk menanam cabai
vertikultur dengan memanfaatkan pipa paralon bekas yang ada dirumah. Jika
dirumah anda ada pipa paralon bekas atau sisa pakai daripada dibuang percuma
dan mencemari lingkungan lebih baik dimanfaatkan untuk berkebun. Meskipun hanya
menggunakan pipa paralon, anda bisa menanam tanaman apa saja, misalnya cabai
rawit. Teknik berkebun vertikultur ini juga cocok bagi anda yang ingin menanam
cabai namun tidak memiliki cukup lahan. Menanam cabai vertikultur juga memiliki
fungsi dan manfaat ganda, yaitu untuk memenuhi kebutuhan dapur dan sebagai
tanaman hias. Anda bisa meletakkan tanaman anda disamping rumah, di halaman, di
teras atau dimana saja sesuai keinginan anda. Satu kelebihan dari teknik
berkebun vertikultur adalah memiliki nilai seni dan estetika yang lebih jika
dibandingkan dengan teknik menanam lainya.
A. Alat dan Bahan
1). Pipa paralon bekas ukuran minimal 4″
2). Gergaji besi
3). Pensil dan botol bekas kecap atau sirup
4). Lilin/hair dryer/apa saja untuk memanaskan pipa
5). Bibit cabai
6). Media tanam (tanah, arang sekam, pupuk kandang)
7). Semen dan pasir secukupnya

Gambar tanaman cabai vertikultur menggunakan pipa paralon
(Foto : Abdoel Rahman)
B. Cara Membuat Vertikultur Pipa Paralon
Pipa paralon yang sudah disiapkan diberitanda menggunakan
pensil berupa garis melintang sepanjang 10 cm, buat garis serupa diatas garis
pertama dengan jarak 30 atau 40 cm. Buat beberapa garis sesuai dengan panjang
paralon yang tersedia. Kemudian potong menggunakan gergaji besi pada garis yang
sudah dibuat. Ambil hair dryer/lilin atau apa saja untuk memanaskan bagian
paralon yang dipotong. Selagi panas ambil botol dan masukkan kedalam pipa
paralon untuk mencetak lubang tanam. Selanjutnya buat dudukan menggunakan
campuran semen dan pasir atau kayu. Jika masih bingung, silahkan baca “Cara
Membuat Vertikultur Pipa Paralon”
Baca juga Cara Menanam Kangkung Darat

Menanam Cabai Vertikultur (Foto ;
denmas-kenthus.blogspot.co.id)
C. Menyiapkan Media Tanam
Media tanam untuk menanam cabai vertikultur pipa paralon
adalah campuran tanah, arang sekam dan pupuk kandang. Buat campuran media tanam
dengan perbandingan tanah 2 : arang sekam 2 : pupuk kandang 2. Aduk hingga
tercampur rata, letakkan media tanam ditempat terbuka namun terlindung dari
hujan dan sinar matahari langsung. Satu minggu kemudian masukkan media tanam
kedalam pot “Vertikultur Pipa Paralon” yang sudah disiapkan.
D. Cara Menanam Cabai Vertikultur Pipa Paralon
Jika media tanam sudah siap, bibit cabai yang sudah
disiapkan bisa langsung ditanam. Ambil bibit dengan hati-hati agar akar tidak
putus atau rusak, kemudian tanam pada lubang tanam pot “Vertikultur”. Siram
dengan air agar bibit tidak layu. Buat naungan supaya bibit yang baru ditanam
beradaptasi dan tidak layu, tiga atau lima hari kemudian perkenalkan dengan
sinar matahari sedikit demi sedikit sampai akhirnya tersinari matahari secara
penuh.

Cabai vertikultur pipa paralon (Foto ;
denmas-kenthus.blogspot.co.id)
E. Pemeliharaan Tanaman Cabe Vertikultur
Pemeliharaan tanaman cabai vertikultur meliputi penyiraman,
pemupukan dan pengendalian hama dan penyakit. Penyiraman dilakukan sesuai
dengan kebutuhan dan kondisi cuaca. Agar tanaman cabai vertikultur tumbuh
subur, pada usia 15 hari setelah tanam sudah bisa dilakukan pemupukan susulan.
Pemupukan tanaman cabai vertikultur dilakukan 1 atau 2 kali seminggu dengan
cara dikocor. Pupuk yang digunakan boleh nutrisi AB Mix atau pupuk NPK 16.
Larutkan 1 sendok makan pupuk NPK dengan 2 liter air kemudian kocorkan 100 ml
larutan tanaman cabai vertikultur. Hati-hati saat melakukan pengocoran jangan
sampai mengenai daun cabai. Untuk memenuhi kebutuhan unsur hara mikro, semprot
dengan pupuk daun setiap satu minggu sekali.
Baca juga Cara Menanam Semangka Non Biji
Demikian cara “Menanam Cabai Vertikultur” menggunakan pipa
paralon. Selain pipa paralon anda bisa memanfaatkan barang-barang bekas lainnya
untuk berkebun vertikultur, misalnya botol bekas air mineral atau jerigen bekas
minyak goreng. Untuk merakitnya anda bisa bereksperimen dengan kreatifitas anda
sendiri. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat….
No comments:
Post a Comment